Kinerja pemerintahan menjelang 2009 dikhawatirkan memburuk. Para menteri yang banyak dari unsur parpol bakal lebih berkonsentrasi mengurus partai. Presiden berkali-kali menandaskan, kesibukan partai jangan mengalahkan tugas negara. Dua bulan terakhir, presiden sampai dua kali mengingatkan menterinya yang berkiprah di parpol agar lebih mengutamakan tugas pemerintahan. Aktivitas dalam partai diminta dikelola secara proporsional dengan tugas di kabinet. Mereka ditandaskan sebagai menteri rakyat, bukan menteri parpol tertentu. Tiap partai punya cara masing-masing memperlakukan kadernya yang mejabat di eksekutif. Golkar, PPP, dan PBB membiarkan rangkap jabatan terjadi. Sementara itu, PKB memberhentikan jabatan di partai pada saat kadernya menjadi menteri. PKS sejak awal mengajukan kader yang bukan pengurus partai sebagai menteri. Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo menghitung, sudah lima kali presiden memperingatkan menterinya agar lebih konsentrasi bekerja ketimbang mengurus partai. Seharusnya, kata Tjahjo, SBY memberi pilihan tegas: tetap menjadi pembantunya dengan serius bekerja demi rakyat atau mengutamakan partai.
[Laporan Khusus, Gatra Nomor 24 Beredar Kamis, 24 April 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Kasus Hamka Yamdu Akbar Tuntut Tanggung Jawab Partai Golkar Jombang, 29 April 2008 16:00 Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung meminta pengurus partai itu bertanggungjawab terhadap proses hukum yang dijalani anggota FPG DPR, Hamka Yamdu. [ Print | Email ]
Sengketa Pilkada Sultra Ali Mazi Ajukan Bukti Baru Kendari, 29 April 2008 15:38 Mantan cagub yang kalah pada Pilkada 2 Desember 2007, Ali Mazi dan calon wakilnya, Abdul Samad, mengajukan bukti baru di Pengadilan Tinggi Sultra. [ Print | Email ]
Parkiran Pasaraya Grande Disegel Paksa Jakarta, 29 April 2008 15:32 Dinas Pengawasan dan Penataan Bangunan (P2B) DKI Jakarta akhirnya menyegel paksa gedung pusat perbelanjaan Pasaraya Grande, setelah dinyatakan tidak aman. [ Print | Email ]
Ronaldo Tak Bayar Kencan dengan Waria Rio De Janeiro, 29 April 2008 14:16 Seorang waria Brazil bernama panggilan Andrea Albertino, yang berprofesi sebagai pelacur di Rio, menuduh pemain depan Milan, Ronaldo, tak mau bayar kencan mereka. [ Print | Email ]
Arzeti Rilis Buku Modeling Jakarta, 29 April 2008 12:02 Setelah melahirkan anak ketiganya, Arzeti Bilbina Setyawan merilis buku bertajuk Model Portfolio: Semua yang Perlu Kamu Tahu untuk Jadi Model. [ Print | Email ]
Galtung: Tiga Corak Fundamentalisme Pungkasannya, kita ulangi seruan Galtung: "Kaum moderat sedunia, bersatulah!" Saya iringi: "Semua corak fundamentalisme adalah musuh sejati kemanusiaan, sekaligus musuh bebuyutan akal sehat!" [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Ketika Malin Jadi Kaya Logikanya sederhana. Orang yang sudah kaya (karena keturunan atau hal lainnya) memiliki peluang (untuk menjadi lebih dan lebih kaya) beberapa kali lipat dari orang yang tidak kaya (miskin). [ Print | Email ]
Eep Saefulloh Fatah Wan Azizah Kita sedang beroleh pelajaran berharga, betapa berpolitik yang paling elegan adalah berpolitik dengan berpeluh. Bukan berpolitik secara instan. Bukan meloncat ke gerbong yang sedang berjalan tanpa membayar. [ Print | Email ]