Indonesia Memasuki Era Angkasa Luar Lapan sukses menguji terbang roket RX-320, yang dirancang untuk menanamkan satelit ke orbit. Roket ini membawa muatan payload engineering test untuk mendiagnosis perilaku aerodinamika, olah gerak, trayektori, dan kondisi lingkungan. Data itu dapat diterima Stasiun Bumi Telemetri, Tracking and Command. Soewarto Hardhienata mengatakan, keberhasilan itu merupakan tahap awal untuk mendukung program pembuatan roket peluncur satelit secara mandiri. Tahap berikutnya, Lapan akan menguji statis roket RX-420. Sejauh ini, Lapan mendapat mandat pengembangan roket jarak menengah untuk kepentingan sipil. Jika semuanya lancar, pembuatan roket peluncur satelit pun bisa dimulai. Karena roket peluncur satelit harus sanggup menjangkau ketinggian 314 kilometer. Roket peluncur satelit rencananya terdiri dari empat tingat dari dua jenis roket, yaitu RX-420 dan RX-320. Sedangkan roket untuk persenjataan berada di luar kewenangan Lapan. Namun Lapan membuka diri bagi pihak militer untuk memanfaatkan teknologi yang dikembangkannya. Selangkah lagi Indonesia melakoni teknologi ruang angkasa.
[Ilmu dan Teknologi, Gatra Nomor 29 Beredar Kamis, 29 Mei 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Juwono Sudarsono Pembelaan Pribadi Juwono pada SBY Menhan Juwono Sudarsono kepada pers mengungkapkan pembelaan pribadinya atas kenaikan harga BBM. Ia menilai pemberitaan media massa soal BBM ini tidak fair, meski diakuinya, ini konsekuensi dari kebebasan pers. Juwono menilai, siapa pun presidennya, pasti akan melakukan hal serupa kebijakan SBY kini. [ Print | Email ]
Sandra Dewi & Dewi Sandra Ketuker-tuker Dewi dan Sandra Meski Sandra Dewi sudah sering muncul di media, namun namanya masih saja tertukar dengan seniornya, Dewi Sandra. Saat produksi lagu Play, Dewi mengajak serta Sandra, dan Luna Maya, untuk menyanyi, sekaligus tampil di klip videonya. Jadilah sekarang Dewi Sandra dan Sandra Dewi sama-sama sepanggung. [ Print | Email ]
Cinta Laura Cinta Laura Serba Bisa Pesinetron Cinta Laura Kiehl kini banting setir menjadi penyanyi, sampai seorang wartawan hiburan mengomentarinya sebagai selebritas serba bisa. Artis muda yang pada acara "SCTV Music Awards 2008", tampil menyanyi bersama grup The Rock Indonesia itu, berencana menekuni musik dan meninggalkan sinetron. [ Print | Email ]
Bimbo "Kami Hidup dari Musik" Bimbo mendapat penghargaan khusus sebagai "Grup Musik Legendaris" dalam Nugraha Bhakti Musik Indonesia 2008. "Kami hidup dari musik, karena kami tidak bisa hidup tanpa musik," ujar Acil, salah seorang anggotanya. Bimbo berharap, musisi muda sekarang lebih banyak menulis lagu tentang kondisi sosial dewasa ini. [ Print | Email ]
Luna Maya & Rebecca Luna Didzalimi, Rebecca Victim Rebecca Soejati dan Luna Maya, sama-sama jadi korban pemuatan foto tanpa izin, oleh sebuah majalah pria. Fotonya itu dijadikan ilustrasi artikel berjudul 'seram', "Artis-Artis Kaya Pilih Jual Diri atau Istri Simpanan Bos". Jelas saja kedua selebritas cantik itu tidak terima. Pemred majalah itu pun meminta maaf. [ Print | Email ]
Dewiq Dewiq Sang Hits Maker Dewiq mendapat penghargaan khusus di "SCTV Music Awards 2008", sekaligus dinobatkan sebagai "Hits Maker", karena lewat lagu-lagunya berhasil mengorbitkan penyanyi pendatang baru. Tapi ia malah menunjuk jasa sang suami, Pay 'BIP', yang berperan sebagai "quality control" lagu-lagunya, sebelum dilempar ke pasar. [ Print | Email ]
Bergelimang dalam Budaya Kumuh Anda jangan terlalu berharap masalah BLBI akan tuntas dalam beberapa tahun ini jika pimpinan negara tetap saja dalam keraguan untuk bertindak, sementara sebagian aparat penegak hukum tidak bisa membebaskan diri dari lingkungan yang keji dan kumuh itu. [ Print | Email ]
Yudi Latif Tanda Kebangkitan Lantas, tanda apakah yang kita ciptakan pada masa kini, seabad setelah BO berdiri? Inteligensia dan politisi berhenti membaca dan mencipta karena kepintaran kembali dihinakan oleh ''kebangsawanan baru'': kroni dan kemewahan. [ Print | Email ]
Fachry Ali Robohnya Dunia Santri Bayangan atau bahkan nikmat kekuasaan yang dapat diraih melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bukan saja telah membuat komunitas santri menjadi tak imun terhadap aktor-aktor eksternal, melainkan juga membuat mental qanaah memudar. [ Print | Email ]