 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Kenapa Mesti Buyback?
Getaran gempa subprime mortgage di Amerika Serikat rupanya masih terus berdenyut kencang. Bahkan dampaknya makin membuat oleng perekonomian ''negeri Paman Sam'' itu. Saya setuju dengan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang lebih mementingkan Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang (baca: sektor riil) ketimbang pasar modal. Apresiasi yang tinggi pula saya sampaikan kepada Presiden SBY yang berjanji lebih memprioritaskan sekaligus melindungi perekonomian rakyat. Rencana buyback memberi sinyal positif bahwa pemerintah menormalkan lantai bursa sebagai salah satu entry point sumber pendanaan perusahaan. Tentu pemerintah harus memastikan dan tetap waspada untuk memperkuat jaring pengaman perbankan nasional guna memperkuat fundamental ekonomi, khususnya bagi pembiayaan sektor riil. Bukankah bursa yang kuat mesti didukung dengan kinerja pertumbuhan sektor riil? Nah, kini bola ada di tangan sembilan BUMN yang telah menyatakan akan melakukan buyback. Semoga gempa yang sedang menerjang ini justru memberi berkah kepada negeri kita.
[Ilmu dan Teknologi, Gatra Nomor 49 Beredar Kamis, 16 Oktober 2008] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Ika Putri Ika dari Nol Lagi
Penyanyi Ika Putri, 22 tahun, harus bersaing dengan penyanyi lain, dan juga mafia pembajak album musiknya. Karena tak bisa berharap banyak dari penjualan album, Ika menempuh cara lain, yakni lewat penampilan di TV dan di panggung-panggung, yang dimanfaatkannya untuk berjualan album-albumnya secara langsung kepada para penggemarnya. [ Print | Email ]
Cameron Hume Ngeblog di Mata Hume
Dubes AS untuk RI, Cameron Hume, menyinggung soal blog (situs pribadi di internet). Dubes yang negaranya mensponsori Pesta Blogger 2008 itu, meski tidak turut ngeblog karena disibukkan tugas-tugas negaranya, menilai, ngeblog itu menyenangkan. Alasannya, kegiatan ini adalah bentuk kebebasan berbicara dan menyuarakan opini. [ Print | Email ]
Mpok Atiek Susah Lepas Betawi Mpok Atiek
Sudah 30 tahun Atiek Riwayati alias Mpok Atiek malang melintang di dunia peran layar kaca, sebagai wanita Betawi. Namun baru kali ini, di sinetron Melati untuk Marvel, Mpok Atik dituntut berbahasa Indonesia baku. Akibatnya, ia sempat stres dan membuat kru produksi kerepotan karena harus berkali-kali mengulang adegan yang dimainkannya. [ Print | Email ]
Depok Targetkan Rehab 542 Rumah Tak Layak
Tinggi, Minat Penyelam Asing ke Indonesia
Cokelat Siap Manggung Depan Presiden
Lyon Masih Tampil Buruk
Laks Yakin Bakal Ada Pemenang Baru
|
|
Tina Toon Syarat Langsing Tina Toon
Tina Toon, 15 tahun, kini sudah gede. Namun, potongan badan cewek pemilik nama lengkap Agustina Hermanto ini sudah tak "se-gede" saat masih turun naik panggung melantunkan lagu Bolo-Bolo. Namun, aksi goyang pinggul badan suburnya bak pedangdut Inul Daratista, menurut pengamat musik/produser Bens Leo, sudah tak "menjual". Tina pun dituntut berdiet lagi. [ Print | Email ]
Widyawati Klip Pertama Widyawati
Aktris senior Widyawati baru kali ini memerankan dirinya sendiri dalam klip video lagu Melanie Subono. Untuk kali pertama pula, Widya bekerja di lokasi syuting tanpa kehadiran suami, Sophan Sophiaan, yang tewas dalam kecelakaan sepeda motor, beberapa waktu lalu. Bayangan sang suami, tetap hadir dalam pikiran Widya, sehingga membuatnya sedih. [ Print | Email ]
Wong Pitoe Tujuh Tahun Wong Pitoe
Tujuh personel grup band Wong Pitoe pecah kongsi. Penyebab perpecahan itu adalah orientasi manajerial yang berbeda dalam menetapkan ''masa depan'' band yang doyan membawakan nomor-nomor Top 40 dengan selingan banyolan ini. Separuh berorientasi pada dapur rekaman, separuh lagi memilih jual suara dalam gawean off-air. [ Print | Email ]
HTI Kalsel Kritik RUU Pornografi
Yudhoyono Ajak Cina Kerja Sama Obat Tradisional
Primus Berdiam Diri di Rumah
Pengusaha Bengkel Tewas di Kamar Hotel
Tersangka Teroris Kirim Uang buat Anaknya
|
|
 |
|
|